fbpx

Sejarah

Isu Al-Aqsha dan Palestina tidak pernah redup. Tragedi kemanusiaan tiada henti dilakukan penjajah Israel di Palestina. Penistaan terhadap Masjid Suci Al-Aqsha kian mengkhawatirkan. Fenomena ini sangat kuat memanggil kami untuk mengambil peran.

Gelombang gerakan kepalestinaan di Indonesia yang semakin menggeliat. Respon masyarakat terhadap isu Palestina dan Masjid Suci Al-Aqsha semakin deras. Tren Palestina dan Al-Aqsha pun semakin memberikan corak dan warna dalam setiap gelombang manusia pembela Al-Quran di seantero Indonesia.

Edukasi kepalestinaan untuk berbagai segmen masyarakat semakin mendapatkan tempat di hati publik. Kalangan anak-anak usia TK dan SD muncul Dongeng Palestina, Segmen usia SMP muncul Al-Quds Super Camp, Usia SMA dan Mahasiswa mendapatkan sentuhan melalui tontotan film heroik pejuang Palestina, usia remaja dan para pecinta seni mendapatkan dunianya dengan aroma palestina melalui Konser Kemanusiaan, dan jamaah masjid atau majelis taklim bersentuhan langsung dengan ulama Palestina.

Ada satu segmen yang perlu mendapatkan sentuhan edukasi yang belum tergarap oleh lembaga-lembaga kepalestinaan yang eksis. Yaitu segmen intelektual dan akademisi. Tradisi keilmuan dan kajian ilmiah adalah kegemaran yang melekat pada segmen ini. Oleh karenanya International Aqsa Institute (IAI) hadir untuk memberikan warna lain dalam kajian dan riset. Mengangkat tema utama Al-Aqsha dan Palestina. Kedua tema Sentaral ini tentu sangat berkaitan erat dengan isu Zionisme, Yahudi, dan Negara Israel. Berbagai isu tersebut menjadi lahan garapan kajian ilmiah lembaga ini.

Fakta sejarah kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh Zionis Israel, belum banyak terungkap kepada publik. Sehingga masih ditemukan intelektual Muslim yang justeru membenarkan perilaku jahat Zionis, dalam waktu yang sama cenderung menyalahkan kaum Muslimin yang sedang mempertahankan tanah airnya dari penjajah.

Realitas inilah yang mendorong lahirnya IAI. Menjawab berbagai isu yang tidak benar terkait dengan Palestina dan Al-Aqsha. Memberikan edukasi kepada publik berdasarkan hasil kajian dan riset ilmiah. Maka pada hari Ahad tanggal 5 Februari 2017 dicetuskanlah lembaga International Aqsa Institute.