Sejarah Pembangunan Masjid Al-Aqsa

Sejarah Pembangunan Masjid Al-Aqsa

Kompleks Masjid Al-Aqsa, Alquds (Foto: Corriere)

 

Masjid Al-Aqsa merupakan kiblat pertama umat muslim selama kurang lebih 16 bulan sejak ada perintah salat wajib. Setelah itu, umat muslim mendapatkan perintah untuk menghadap Kakbah hingga sekarang.

 

aqsainstitute.org – Masjid Al-Aqsa adalah masjid kedua di dunia yang berdiri setelah Masjid Al-Haram, dengan selisih pembangunan hanya 40 tahun. Maka, sejarah pembangunannya pun tidak terlepas dari sejarah pembangunan Masjid Al-Haram (Kakbah).

Banyak pendapat yang beredar tentang, siapa pendiri Masjid Al-Aqsa yang pertama kalinya? Pendapat tersebut di antaranya  adalah Nabi Adam As, Ibrahim As, Nabi Daud As, dan Nabi Sulaiman As.

 

Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa seorang sahabat, Abu Dzar bertanya kepada Rasulullah Saw, “Wahai Rasulullah, masjid manakah yang pertama kali dibangun di muka bumi?” Beliau menjawab, “Masjid al-Haram.” Aku kembali bertanya, “Kemudian?” Beliau menjawab, “Masjid al-Aqsa.” Kutanya lagi, “Berapa tahunkah jarak pembangunan keduanya?” Beliau kembali menjawab, “40 tahun. Dimanapun engkau menjumpai waktu shalat, maka shalatlah, karena tempat (yang engkau jumpai itu) adalah masjid.” (HR Bukhari-Muslim)

 

Waktu empat puluh tahun itu tidaklah panjang, hal ini mengisyaratkan bahwa orang yang membangun Masjid Al-Aqsa dan Masjil Al-Haram adalah sama. Mengenai siapa yang membangun Masjid-Al-Aqsa, pendapat yang paling kuat adalah masjid tersebut dibangun oleh Nabi Adam As.

 

Baca Juga: Rencana Israel Terhadap Kota Alquds Tahun 2020

Kubah as-Silsilah, Masjid Al-Aqsa (Foto: Wikipedia)

Pendapat tentang Nabi Adam As sebagai pendiri Masjid Al-Aqsa dikuatkan oleh para ulama. Salah satu alasannya adalah Nabi Adam As manusia pertama di muka bumi yang membangun Kakbah. Sementara jarak antara pembangunan Kakbah dan Masjid Al-Aqsa hanya 40 tahun saja.

Jarak tersebut menguatkan pendapat lanjutan tentang Nabi Adam As sebagai pendiri Kakbah dan Masjid Al-Aqsa yang pertama kalinya. Bukan Nabi Daud As dan Nabi Sulaiman As seperti pendapat yang beredar, karena jarak Nabi Adam As dengan Nabi Daud As dan Nabi Sulaiman lebih dari seribu tahun.

Selain itu dari segi pola, siku bangunan, rasio setiap sudut, dan bentuk memiliki kesamaan antara Masjid Al-Aqsa dengan Masjid Al-Aqsa. Kesamaan tersebut pun menguatkan pendapat bahwa Nabi Adam As adalah orang yang membangun Masjid Al-Aqsa untuk pertama kali.

Kubah as-Shakhrah salah stu situs di Kompleks Masjid Al-Aqsa  (Foto:Shaff Tour Management)

Pada masa Nabi Nuh As, bencana banjir besar melanda bumi dan sempat menenggelamkan Masjid Al-Aqsa. Atas kuasa Allah, masih bisa dijumpai sisa-sisa bangunan Masjid Al-Aqsa.  Selanjutnya, bangunan Masjid Al-Aqsa diperbaiki dan dibangun kembali oleh Nabi Sulaiman As, termasuk pada masa  Nabi Ibrahim As pun membangun kembali atau meninggikan masjid tersebut.

 

Sahabat Aqsa, mari kita pelajari semua sejarah yang berkaitan dengan Masjid Al-Aqsa dan Palestina. Ilmu ini akan sangat bermanfaat dan membangkitkan semangat kita dalam memperjuangkan Masjid Al-Aqsa. (izzah/aqsainstitute)

 

Sumber: Ensiklopedia Mini Masjid Al-Aqsa, Islampos.

Komentar

Share this post