Israel Targetkan UNRWA di Alquds yang Diduduki

Israel Targetkan UNRWA di Alquds yang Diduduki

UNRWA Memberikan Bantuan Kepada Penduduk Palestina (Foto: UNRWA)

Israel menargetkan untuk serang UNRWA di Alquds, menurut mereka organisasi di bawah naungan PBB tersebut selalu menghalangi rencananya yang dibuat untuk menguasai Palestina.

 

aqsainstitute.org – Akhir bulan November 2019, Israel membuat Rancangan Undang-Undang yang membahas pelarangan kegiatan Bantuan PBB dan Badan Pekerjaan untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Alquds yang diduduki. RUU tersebut sudah ditandatangani oleh beberapa kepala parlemen dari partai-partai Israel.

Program kerja yang dijalankan oleh UNRWA selama di Palestina yakni memberikan bantuan berupa makanan pokok dan tempat tinggal sementara (kamp pengungsian). Pekerjaan seperti inilah yang menghalangi tantara Israel untuk membumihanguskan tanah Palestina beserta dengan penduduknya.

Hal itulah yang membuat Israel kesal dan bertekad menargetkan organisasi tersebut, agar tidak bekerja kembali. Berikut ini lembaga kajian Palestina International Aqsa Institute, menyajikan informasi mengenai penargetan Israel terhadap UNRWA di Palestina.

 

Bangun Sekolah dan Layanan Kesehatan untuk Penduduk Palestina

Anak-anak Palestina Sekolah Dari Bantuan UNRWA (Foto: UNRWA)

Organisasi UNRWA beroperasi di kamp Shu’fat di utara Alquds yang diduduki. Di daerah itu, mereka mendirikan lembaga pendidikan dan sekolah untuk memenuhi hak anak-anak di Palestina. Dalam hal ini, UNRWA sudah membantu sebagian anak-anak Palestina agar dapat melanjutkan hidup dan merasakan pendidikan.

Selain itu, UNRWA pun mendirikan layanan kesehatan untuk membantu penduduk Palestina. Hal ini pun sedikit banyaknya telah membantu menjaga kesehatan para pengungsi Palestina. UNRWA pun aktif memberikan bantuan bahan pangan setiap tahunnya kepada pengungsi Palestina.

Akan tetapi, Israel membuat RUU untuk melarang kegiatan UNRWA di Palestina yang diterbitkan tahun 2020.

 

Alasan Israel Melarang UNRWA di Palestina

Staf UNRWA Dikeluarkan dari Palestina (Foto: Suara Palestina)

Israel sangat berambisi menguasai Palestina dan menjauhkannya dari berbagai bentuk bantuan. Mereka mengklaim bahwa UNRWA digunakan sebagai platform untuk menghasut, mendoktrinasi kebencian dan kekerasan terhadap Israel atau penduduk Yahudi.

Selain itu, Israel pun menuduh badan PBB telah mengajarkan anak-anak di sekolah-sekolah yang diawasinya untuk membuat gerakan anti-Semit di Alquds. Sementara para penjahat Israel yang membunuh anak-anak dan perempuan dipuji dalam buku pelajaran yang digunakan sebagai bahan pelajaran di sekolah.

Tuduhan lainnya, bangunan fasilitas organisasi tersebut di tempat lain seperti di Gaza, dieksploitasi oleh faksi-faksi Palestina untuk menyimpan rudal. Kemudian rudal tersebut digunakan untuk menyerang Israel.

 

RUU Akan Segera Disahkan Tahun 2020

Netanyahu dan Trump Melakukan Pertemuan untuk Buat Rencana Pelarangan UNRWA (Foto: Media Adil)

Meski tuduhan tersebut tidak dapat dibuktikan dan dibenarkan oleh organisasi UNRWA sendiri, RUU ini akan tetap disahkan dan diterapkan tahun 2020. Undang-undang tersebut bertujuan untuk kedaulatan Israel.

Dalam hal ini, AS adalah pendorong utama rencana jangka panjang RUU pelarangan terhadap UNRWA di Kota Alquds. Awal tahun 2020, pemukim Israel memutuskan untuk menutup fasilitas yang dijalankan UNRWA di Alquds.

 

Sahabat Aqsa, menyikapi hal tersebut, mari kita terus memberikan dukungan terbaik untuk penduduk Palestina dan segala pendukungnya. UNRWA harus menjalankan tugas sebagaimana mestinya dengan mengesampingkan negara-negara tertentu. (izzah/aqsainstitute)

 

Sumber: Middle East Monitor

Komentar

Share this post