Kajian Timur Tengah: Miko Peled, Anak Jenderal Israel Yang Akhirnya Berbalik Membela Palestina

Kajian Timur Tengah: Miko Peled, Anak Jenderal Israel Yang Akhirnya Berbalik Membela Palestina

Miko Peled, anak dari seorang Jenderal IDF atau tentara Israel berbalik menjadi aktivis pembela Palestina.

aqsainstitute.org – Sahabat Aqsa, tahukah kalian bahwa tidak sedikit kaum Yahudi yang mengakui kejahatan pemerintahan Israel? Namun, tidak banyak yang mampu mengungkapkannya dengan berani dan berpindah haluan untuk membela Palestina.

Nah kali ini lembaga kajian Palestina, International Aqsa Institute (IAI) akan memberikan informasi mengenai orang Yahudi yang akhirnya berbalik membela Palestina. Orang ini adalah Miko Peled, yang tak lain merupakan anak dari seorang Jenderal IDF atau tentara Israel. Simak informasinya berikut ini.

Awal Mula Miko Peled Temukan Kebenaran dalam Sejarah Palestina

Kajian Timur Tengah_ Miko Peled Anak Jenderal Israel Membela Palestina(2)_www.aqsaintitute.org (1)

Miko Peled Menjadi Aktivis Bela Palestina (Foto: Nicole Hanhan)

 Miko Peled adalah anak dari seorang jenderal di IDF (tentara Israel). Ia menulis pengalaman pribadinya dalam buku “The General’s Son”, yang mana dari buku tersebut Miko mengaku menyadari kejahatan Pemerintah Israel terhadap Palestina.

Terlahir dari darah Yahudi asli, tidak membuat Miko menutup mata dengan keadaan yang menimpa orang-orang Palestina. Bahkan ia menjadi aktivis yang berkeliling ke Amerika Serikat dan Israel untuk berpidato dalam berbagai forum, berusaha menyadarkan publik tentang apa yang sebenarnya terjadi antara Palestina dan Israel.

Kajian Timur Tengah_ Miko Peled Anak Jenderal Israel Membela Palestina(3)_www.aqsaintitute.org (1)

Miko Peled Turut Berpartisipasi dalam Aksi Bela Palestina (Foto: Yashebron)

Saat itu, Miko mulai membuka mata dan memperlajari sejarah hingga dokumen transkip rapat para jenderal Israel. Pada proses belajar tersebut dia menemukan hakikat jahat sesungguhnya bukan pada orang Palestina. Dia menemukan banyak sekali kerugian yang dialami oleh Palestina, yang kemudian menguntungkan banyak bagi orang Israel. Hal tersebut yang akhirnya membuat Miko berbalik arah membela Palestina.

Miko Peled, Tersadarkan dari Cerita Ibunya

Kajian Timur Tengah_ Miko Peled Anak Jenderal Israel Membela Palestina(4)_www.aqsaintitute.org (1)

Miko Peled Bersama Ibunya (Nurit Peled Elhanan) Aktif Menyuarakan Pembelaan Terhadap Palestina (Foto: Dina Sulaiman WordPress)

 Miko Peled menceritakan tentang ibunya yang lahir di Yerusalem sebelum Israel berdiri. Menurut ibunya, dulu dia merasakan dapat berjalan-jalan bebas menikmati keindahan rumah-rumah orang Arab (Palestina). Namun, setelah tahun 1948 para penghuni rumah tersebut dipaksa untuk pergi dan orang Israel meratakan bangunan tersebut dengan tanah.

Tanah tersebut kemudian dibagikan kepada orang-orang Yahudi, untuk digunakan sebagai tempat tinggal mereka. Namun, Ibu Miko menolak karena itu bukan haknya dan menurutnya ini tidak adil bagi orang Palestina.

Setelah Miko mendapatkan cerita tersebut dari ibunya, Miko semakin tersadarkan mengenai narasi salah yang ditanamkan kepada orang-orang Yahudi tentang orang-orang Arab yang jahat.

Sudahkah Kita Lakuan Perubahan Untuk Palestina?

Kajian Timur Tengah_ Miko Peled Anak Jenderal Israel Membela Palestina(5)_www.aqsaintitute.org (1)

Ilustrasi Bebaskan Palestina (Foto: The Nation)

 Sahabat Aqsa, sikap Miko Peled sangat terhormat dan bijaksana bukan? Dia bahkan tidak mengkhawatirkan bagaimana nanti tanggapan dari orang-orang Yahudi lainnya, ketika dia menyuarakan pembelaan terhadap Palestina. Baginya yang baik harus diungkap baik, dan yang burukpun harus diungkap buruk.

Jika Miko Peled seorang Yahudi saja melakukan perubahan dan memilih utnuk membela Palestina, lalu bagaimana dengan kita? Sudahkah kita melakukan perubahan untuk membantu saudara sesama muslim di Palestina?

Mari kita tingkatkan kesadaran dan kepekaan terhadap orang-orang Palestina, dan bersama-sama untuk membantu Palestina. (izzah/iai)

Sumber: Dina Sulaiman WordPress, Wikipedia

Komentar

Share this post