fbpx

Al-Aqsha, Risalah Cinta Dari Bumi Anbiya

Al-Aqsha, Risalah Cinta Dari Bumi Anbiya

Aqsainstitute.org – Peringatan Isra dan Mi’raj pada 27 Rajab 1440 H atau 3 April 2019 menjadi momentum  penyegaran ingatan umat Islam akan kedudukan al-Aqsha sebagai salah satu tempat krusial dan historis. Tak hanya di al-Aqhsa atau Palestina, peringatan Isra Mi’raj juga digelar di berbagai  penjuru dunia.

Momentum tersebut telah memperbarui semangat perjuangan membela al-Aqsha sebagai perintah mulia yang telah termaktub dalam risalah yang disampaikan Nabi Saw. Tentunya, semangat tersebut harus terus dipupuk dan dikembangkan demi terwujudnya cita-cita bersama, terbebasnya al-Aqsha dari cengkraman musuh-musuh Islam.

Baca juga: Sempurnakan Ramadan-mu bersama IAI dengan Berbagai Kajian Ilmu

Sudah selayaknya pula semangat tersebut bertahan setidaknya hingga bulan Ramadan tiba mengingat bulan tersebut merupakan bulan perjuangan dan kemenangan. Tinta emas sejarah telah mencatat sejumlah kemenangan umat Islam yang terjadi pada bulan Ramadan.

International Aqsa Institute (IAI) yang telah berhasil menempatkan diri sebagai motor pergerakan kegiatan edukasi kepalestinaan di Indonesia berupaya memupuk kembali cinta dan kepedulian terhadap al-Aqsha dengan kajian bertema  Al-Aqsha, Risalah Cinta Dari Bumi Anbiya.

Materi kajian disampaikan langsung oleh narasumber otentik yang mempunyai kapasitas dalam permasalahan Al-Aqsha, yakni Ulama Baitul Maqdis.

Baca juga: Al-Quds Parenting, Inspirasi Keluarga Indonesia

Kajian Al-Aqsha, Risalah Cinta Dari Bumi Anbiya juga menjadi upaya yang dihadirkan IAI untuk memfasilitasi masyarakat Indonesia berjuang dengan hartanya.

Tak cukup sampai di situ, IAI juga telah meluncurkan program spesial Ramadan yang kurang dari sebulan lagi akan tiba. Berbagai kajian ilmu dihadirkan IAI sebagai fasilitas mengoptimalkan berkah Ramadan 1440 ini. Kajian ilmu tersebut di antaranya Serambi al-Aqsha (Sempurnakan Ramadhanmu dengan Berbagi Untuk Al-Aqsha), I’tikaf Robani (Romadhon Bangkitkan Ruhani), Inspirasi Wanita Tangguh Penjaga Al-Aqsha, dan lain sebagainya.

Kembalinya al-Aqsha ke pangkuan umat Islam merupakan sebuah keniscayaan yang telah dijanjikan Sang Pencipta. Yang menjadi tugas kita saat ini adalah menempatkan diri sebagai bagian dari proses pembebasan. (history/internationalaqsainstitute)

Hadirkan kajian Al-Aqsha, Risalah Cinta Dari Bumi Anbiya bersama para ulama Palestina di sekolah, kampus, kantor, atau masjid di seluruh Indonesia dengan menghubungi narahubung kami di 0813 5800 5700 atau klik http://bit.ly/edukasipalestina

Komentar

Share this post