fbpx

Sepekan di Lombok, Syekh Ashim Tularkan Semangat Perjuangan Shalahuddin al-Ayyubi

Sepekan di Lombok, Syekh Ashim Tularkan Semangat Perjuangan Shalahuddin al-Ayyubi

IAI, Lombok – Kurang lebih satu pekan, Syekh Ashim An-Nabiih, Seorang ulama Palestina sekaligus Kepala Departemen Bimbingan Komunikasi Jalur Gaza mengunjungi  Lombok, Nusa Tenggara Barat. Bukan untuk mencicipi ayam taliwang yang melegenda atau menikmati keindahan pulau Gili. Beliau bersilaturahmi dalam rangka menyegarkan semangat membela al-Aqsha di tengah masyarakat Indonesia. Silaturahmi ini dikemas dalam kajian bertajuk Tabligh Akbar Tokoh Pembebas Palestina, Shalahuddin Al-Ayyubi .

Ditemani Ustaz Ghaos Abdul Hamid sebagai mutarjim (Penerjemah), Syekh Ashim sukses membuat suasana diliputi sedih, haru, sekaligus kagum akan sosok agung pembebas al-Quds, Shalahuddin al- Ayyubi.

Selama acara berlangsung, terlihat para peserta sangat serius mendengarkan paparan Syekh Ashim, sembari menyaksikan foto-foto yang ditampilkan melalui proyektor. Tak sedikit dari jemaah yang sampai meneteskan air mata menyaksikan keadaan pilu masyarakat Palestina. Menyaksikan mereka yang kini tengah didera berbagai macam krisis kemanusiaan.

Baca juga: #SAVEAL-AQSHA Bumi Isra Mi’raj Yang Dinodai

Syekh Ashim berkunjung ke Lombok selama tanggal 1 sampai 6 Maret 2019 ke beberapa tempat di Kota Mataram, di antaranya SMAN 1 dan SMAN 3 Mataram, Masjid Al-Mujahidin Taman Baru, dan Masjid Karang Taliwang.

Dalam kajian tersebut, Syekh juga mengajak masyarakat Lombok untuk mendukung pembangunan Masjid Istiqlal Indonesia di Gaza. Sebuah pembangunan masjid yang telah diamanahkan langusng oleh masyarakat Plaestina khususnya di Khan Yunis Gaza kepada masyarakat Indonesia.

Tabligh Akbar tersebut merupakan kerja sama antara International Aqsa Institute dan salah satu lembaga kemanusiaan di Lombok, Amal Bakti Dunia Islam (Abadi).

IAI terus berupaya mengedukasi masyarakat Indonesia dengan berbagi kajian Palestina. Dibungkus dengan kajian ilmiah yang bertujuan menguatkan ideologi tentang pentingnya membela al-Aqsha yang sedang dijajah.

Memasuki bulan Rajab, IAI hadir dengan kajian ilmiah bertema #SAVEAL-AQSHA Bumi Isra Mi’raj Yang Dinodai. Informasi dan materi yang disampaikan bukan hanya bersumber dari media elektronik yang berseliweran dan belum diketahui kepastiannya. Kajian ilmiah ini akan disampaikan langsung oleh narasumber otentik yang mempunyai kapasitas dalam tentang permasalahan Al-Aqsha, yakni Ulama Baitul Maqdis. (history/internationalaqsainstiute)

Komentar

Share this post