fbpx

Kenali, Niscaya Kagum di Kemudian Hari

Kenali, Niscaya Kagum di Kemudian Hari

gambar hanya ilustrasi

Aqsainstitute.org – Salah satu tabiat yang Allah ciptakan dalam diri manusia adalah kecenderungan untuk meniru sosok yang ia kagumi. Kekaguman tersebut tentu lahir karena banyaknya informasi yang diserap tentang idolanya itu.

Fenomena muslim/muslimah yang cenderung lebih menyukai figur-figur barat ataupun Asia Timur, bisa jadi terjadi karena informasi yang ia dapatkan tentang sosok muslim inspiratif Muslim cenderung lebih sedikit.

Padahal Islam dengan sejarah peradabannya yang gemilang telah melahirkan ratusan bahkan ribuan sosok tangguh, cerdas, dan penuh karya gemilang yang tentunya lebih istimewa dengan adanya bingkai ketaatan. Contohnya Shalahuddin Al-Ayyubi.

Shalahuddin pernah sangat dikagumi dunia karena ‘prestasinya’ memukul mundur tentara salib yang dikenal hebat dan sangat kuat. Ia mampu mengembalikan Masjid Al-Aqsha ke tangan kaum muslim dengan seizin Allah.

Banyak hal penting yang didapat dari mempelajari biografi Sang Saladin. Berikut beberapa sifat-sifat hebat beliau yang akan membuat kita terdecak kagum.

  1. Berperisai Taqwa

Tak diragukan lagi bahwa ketaqwaan menjadi senjata utama dalam terbentuknya pribad-pribadi yang hebat. Menjelang pertempuran, Shalahuddin senantiasa membacakan ayat-ayat Alquran kepada pasukannya. Sampai akhir hayat, Shalahuddin juga tak pernah meninggalkan salat malamnya.

  1. Adil dan Berani

Ketaqwaan yang ada pada diri Shalahuddin melahirkan kebaikan serta sifat-sifat mulia lain yang menyertainya. Diantaranya adalah sifat adil yang mutlak wajib dimiliki seorang pemimpin. Sifat pemberani juga mengalir bersama darah di dalam tubuh Shalahuddin.

Baca juga: 9 Kunci Sukses Shalahuddin Al-Ayyubi Bebaskan Al-Aqsha

  1. Mengutamakan Salat Berjamaah

Shalahuddin al Ayyubi senantiasa melazimkan salat berjamaah, shalat rawatib, juga salat malam, meski ia dalam keadaan berbaring karena sakit. Salat merupakan salah satu barometer keimanan seseorang. Seorang pemimpin yang hebat dan pribadi nan agung akan selalu patuh menghadap sang Rabb dalam setiap salatnya.

  1. Selalu Haus Akan Ilmu

Sebagaimana kegemarannya mendengarkan bacaan Alquran, Shalahuddin juga sangat gemar membaca dan mendengarkan Hadis-hadis Rasulullah. Jika ia mendengar ada seorang Syekh yang memiliki riwayat suatu hadis, ia akan datang padanya atau meminta agar diajarkan.

  1. Zuhud Terhadap Dunia

Minumannya tidak lain dari air kosong saja, memakai pakaian yang terbuat dari bulu yang kasar, dan mengizinkan dirinya untuk dipanggil kedepan pengadilan. Beliau mengajar sendiri anak-anaknya mengenai agama Islam.

Shalahuddin mengajarkan bahwa keinginan untuk saling menjatuhkan hanya akan menjauhkan kita pada kita kemenangan. Sudah sepatutnya kita kembali membuka lembaran lama, membacanya dengan saksama seraya mencatat apa yang bisa kita ambil sebagai pelajaran untuk kemenangan hari esok. (history/internationalaqsainstitute)

Sumber: Hidayatullah.com

Komentar

Share this post