fbpx

Mengenal Maryam dan ‘The Next Maryam’

Mengenal Maryam dan ‘The Next Maryam’

(Ilustrasi: liwa il hamd/instagram)

Aqsainstitute.org – Beberapa hari terakhir tagar #WeAreAllMaryam atau yang dalam bahasa Arab ditulis dengan #كلنا_مريم benyak bermunculan di beranda media sosial. Tagar tersebut merupakan sebuah kampanye dukungan terhadap perempuan Palestina yang dikumandangkan oleh Mimbar al-Aqsa Association, sebuah organisasi yang berbasis di Istanbul, Turki.

Bertujuan menyebarluaskan empati dan dukungan terhadap kaum perempuan di al-Quds, serta seluruh warga Palestina yang ditindas Israel, mengapa harus sosok Maryam yang diangkat?

1.Penjaga Maitul Maqdis dan Dicintai Al-Quds

Maryam binti Imron dilahirkan di Al-Quds. Ia dinadzarkan ibunya untuk menjadi pelayan Masjid Al-Aqsa. Sejak kecil, Maryam dipelihara dan diasuh oleh pamannya yaitu Nabi Zakaria.

Mihrab-mihrab di Al-Quds amat mengenalnya. Cintanya untuk Al-Quds tak diragukan, begitu juga Al-Quds yang juga mencintai sosok Maryam. Baginya, menjaga dan mempertahankan Al-Quds dari tangan jahat para penjajah adalah suatu kewajiban.

2. Ibunda Nabi Isa a.s

Maryam tumbuh sebagai wanita suci dan mulia. Karena kemuliaan Maryam, Allah menganugerahkan seorang putra di kepadanya saat ia masih gadis, yaitu Nabi Isa a.s.

Setelah kelahiran Nabi Isa, Maryam mendidiknya dengan penuh perhatian dan kesabaran. Maryam mengajarkan kebaikan pada Nabi Isa dan mengajarinya untuk selalu berdakwah di jalan Allah.

3. Taat, Sabar, dan Tangguh

Melahirkan anak dalam statusnya yang masih gadis membuatnya mendapat cacian dan hinaan. Maryam dituduh berzina. Kaumnya mengusir Maryam ke tempat sunyi tak berpenghuni.

Baca juga: Para Muslimah Tangguh, Penjaga Al-Aqsha  dan Tanah Palestina

Dalam puncak penderitaan dan kesakitan seorang perempuan yang hendak melahirkan, bersandarlah ia di bawah pohon korma. Tanpa ditemani seorangpun, Maryam melahirkan Nabi  Isa a.s.

Maryam yang kembali bersama Nabi Isa a.s. disambut dengan ejekan dan  hinaan, karena dianggap telah merusak kemuliaan kaumnya.

4. Dijamin masuk surga

Maryam menjadi satu dari empat wanita mulia dalam Islam yang telah dijamin menjadi penghuni surga.

Pemuka wanita ahli surga ada empat. Ia adalah Maryam binti Imran, Fatimah binti Rasulallah SAW, Khadijah binti Khawailid dan Asiyah.” (HR. Hakim dan Muslim)

Maryam merupakan sosok yang menggambarkan realitas perempuan Al-Quds, yang saat ini mengalami berbagai jenis penderitaan terberat, karena mempertahankan ketaatan dan  prinsip-prinsip yang mereka yakini tanpa bergeming.

Perdamaian dunia akan terwujud dengan dimulai dari adanya perdamaian di Al Quds. Karena itu mari berdiri bersama para wanita penjaga Baitul Maqdis, dan jadilah Maryam masa kini. (history/internationalaqsainstitute)

Sumber: Aljazeera.com, Kisahmuslim.com

Komentar

Share this post