fbpx

Karakteristik  Umat yang Dimenangkan Hingga Hari Kiamat

Hari kiamat

Karakteristik  Umat yang Dimenangkan Hingga Hari Kiamat

“Barangsiapa yang ingin Allah kehendaki kebaikan, maka akan difahamkan urusan agamanya, dan senantiasa akan ada sebagian dari umat Islam yang memperjuangkan kebenaran, mereka senantiasa mengalahkan orang yang menghinakan mereka sampai hari kiamat.”.

(Shahîh Bukhâri, vol. 1, hal. 50. Shahih Muslim, vol. 3, hal. 1524. Al-Mustadrak, vol. 4, hal. 503. Al-‘Adawy, hal. 362)

Aqsainstitute.org – Hadis di atas mengabarkan tentang adanya segolongan umat yang senantiasa memperjuangkan kebenaran di atas agama Allah, hingga datangnya keputusan Allah. Mereka yang disebut pula dengan istilah Thâ`ifah Manshûrah itu lah golongan yang akan senantiasa Allah menangkan hingga datangnya hari Kiamat.

Keterangan yang menjelaskan tentang hal tersebut sangat banyak dan redaksi yang beragam. Sebanyak 19 orang sahabat meriwayatkannya, ditambah lagi dengan beberapa hadis mursal (diriwayatkan oleh Tabi’in dari para sahabat).

Baca juga: Baitul Maqdis dan Misteri Hari Kiamat

Berbagai riwayat juga menjelaskan tentang karakteristik sang ‘Al-Manshurah” tersebut, di antaranya adalah:

Pertama, senantiasa dalam Kebenaran.

Sifat utama kelompok ini adalah menegakkan kebenaran. Banyak dalil dan teks suci yang menunjukannya. Seperti yang disebutkan dalam sabda Rasulullah Saw.:

أَنَّهَا عَلَى الْحَقِّ

“Sesungguhnya kelompok itu di atas kebenaran”.

أَنَّهَا عَلَى أَمْرِاللهِ

“Sesungguhnya kelompok itu selalu menjalankan perintah Allah.”

أَوْ عَلَى هَذَا اْلأَمْرِ

Atau “Menegakkan urusan ini (agama).”

عَلَى الدِّيْنِ

“mendirikan agama.

(Al-Mustadrak, Al-Hâkim, vol. 4, hal. 497)

Semua redaksi tersebut menunjukkan bahwa kelompok ini, selalu berpegang teguh pada agama, senantiasa dalam kebenaran, teguh menegakan Islam, sampai datang keputusan Allah Swt.

Ke-dua, Eksis Hingga Hari Kiamat.

Di antara karakteristik kelompok ini adalah selalu ada atau eksis hingga hari kiamat. Riwayat hadis menyebutnya dengan banyak redaksi, diantaranya; secara tekstual, “sampai hari kiamat”, “sampai datangnya kiamat”, sampai generasi akhir mereka memerangi Dajjal”, atau “sampai datang ketetapan Allah”.

Imam Ibnu Taimiyah juga mengatakan hal yang senada dalam Fatawa-nya, ketika menanggapi hadis tersebut:

“Orang yang di dalam hatinya terdapat keimanan, melainkan dicabut nyawanya. Kemudian yang tersisa di atas muka bumi ini hanya orang-orang buruk, kepada merekalah terjadinya kiamat.”

Oleh karena itu, kelompok ini akan senantiasa ada dalam kebenaran. Berjuang di jalan Allah sampai hari kiamat. Apabila ada keterputusan di suatu negeri atau generasi, maka itupun tidak akan berlangsung lama. Dan itu ada di tempat yang telah ditentukan dan lainnya. Begitulah seterusnya sampai akhir dari umat ini akan berperang melawan Dajjal.

Selain, dua karakter di atas terdapat tiga ciri-ciri lain mengenai kelompok yang “dimenangkan hingga hari kiamat”. Ke-lima karakter tersebut telah dikupas dalam mahakarya Syeikh Prof.DR.Muraweh Mosa Nassar bertajuk “ Kiamat di Pelupuk Mata”.

Selain membahas karakteristik dan keberadaan Thaifah Al-Manshurah, “Kiamat di Pelupuk Mata” juga akan membedah rentetan fenomena kejadian akhir zaman, bersumber dari Alquran dan Sunnah Nabawiyah yang shahih, di mana rentetan tersebut berkaitan erat dengan Baitul Maqdis. (history/internationalaqsainstitute)

Informasi kajian dan pembelian buku “Kiamat di Pelupuk Mata”: 0813 5800 5700 atau 0831 1683 1514

Komentar

Share this post