fbpx

Menteri Wakaf Palestina: Israel Bangun Lift di Masjid Ibrahimi, Peninggalan Islam akan Rusak

Menteri Wakaf Palestina: Israel Bangun Lift di Masjid Ibrahimi, Peninggalan Islam akan Rusak

Aqsainstitute.org – Menteri Wakaf dan Urusan Agama Palestina, Sheikh Yousef Adais, dalam pernyataan pers, Rabu malam (21/11) mengecam tindakan penjajah Zionis yang mengizinkan penambahan lift di Masjid Ibrahimi dengan alasan yang mengada-ngada. Ia menekankan bahwa pembangunan lift akan merusak bangunan bersejarah dan berbagai peninggalan Islam.

Selain itu, hal tersebut tentu bertentangan dengan aturan yang diberlakukan UNESCO untuk melestarikan masjid sebagai bagian dari warisan kemanusiaan, tanpa merusak suatu apa pun di dalamnya.

Baca juga: Departemen Wakaf: Tembok Timur Masjid Al-Aqsha Harus Segera Direnovasi

Sheikh Yousef Adais juga  mengatakan bahwa serangan berupa penutupan Masjid Ibrahimi yang selama ini terjadi, memungkinkan para pemukim Israel untuk menguasainya secara keseluruhan serta mencegah kaum muslimin yang hendak masuk ke dalamnya.

Masjid Ibrahimi Hebron Palestina

Pemukim Yahudi melakukan ritual di Masjid Ibrahimi (Sumber: English.pnn.ps)

Dengan tegas, beliau juga  mengatakan bahwa Masjid Ibrahimi adalah bangunan Islam, selain tidak ada yang berhak untuk menggunakannya dan melanggar hak kaum muslimin dengan alasan-alasan palsu.

“Hak untuk mengelola masjid di semua area dan fasilitasnya, dan yang berhak untuk melaksanakan prosedur teknis hanyalah Kementerian Wakaf dan Urusan Agama, yang mewakili kedaulatan negara Palestina, meskipun Masjid Ibrahimi mengalami pendudukan dan pembagian secara waktu dan tempat”

Tak lupa, Adais juga mengimbau kepada lembaga-lembaga International, terutama UNESCO, untuk menjaga warisan kemanusiaan dan budaya Palestina sebagai komitmenya pada ketentuan-ketentuan resolusi yang dikeluarkannya, terutama terkait Masjid Ibrahimi.

Masjid Ibrahimi Hembron

Makam Nabi Ibrahim di Masjid Ibrahimi (Sumber: Age Foto Stock)

Masjid Ibrahimi terletak di distrik Kota Tua Hebron, rumah bagi sekitar 160.000 Muslim Palestina dan sekitar 500 pemukim haram Yahudi. Para pemukim ilegal Yahudi ini tinggal di sejumlah daerah pemukiman yang dijaga ketat oleh pasukan penjajah Israel.

Kini, Masjid Ibrahimi terbelah secara waktu dan tempat, dan sebagian besarnya dikuasai Yahudi.  Khusus di hari-hari besar Yahudi, umat Islam dilarang beribadah di masjid yang diyakini terdapat makam Nabi Ibrahim AS ini. (history/internationalaqsaintitute)

Sumber: Melayu Palinfo

 

Komentar

Share this post