fbpx

Mengenal Bethlehem, Kota Kelahiran Nabi Isa AS

Bethlehem, Kota Kelahiran Nabi Isa AS

Mengenal Bethlehem, Kota Kelahiran Nabi Isa AS

Aqsainstitute.org – Dikenal sebagai kota budaya dan pariwisata, Bethlehem dihuni oleh sekitar 29ribu jiwa. Kota yang terletak di wilayah Tepi Barat, Palestina ini memiliki kedudukan penting dalam sejarah umat Islam dan Kristiani.

Meski dalam perdebatan, sebagian besar Umat Islam dan Kristiani meyakini bahwa Nabi Isa (umat Kristiani menyebutnya Yesus) lahir di Bethlehem, lebih dari 2.000 tahun silam.

Nama kota ini berasal dari bahasa Arab Bayt Laḥm, yang artinya “rumah daging”. Kota ini juga disebutkan dalam hadis Rasulullah SAW yang berkenaan dengan peristiwa Isra Mi’raj.

Isra dan Miraj Nabi Muhammad SAW

Dari Anas bin Malik ra, Rasulullah SAW bersabda, “Aku diberikan kendaraan lebih baik dari keledai dan bukan bagal, jalannya begitu cepat, lalu aku mengendarainya bersama Jibril as, lalu aku sampai pada suatu tempat. Jibril berkata, ‘Turun dan salatlah.’ Maka, aku pun melakukannya. Lalu, dia berkata, ‘Tahukah engkau tadi salat di mana?’ Aku berkata, ‘Aku salatdi Tiba (Madinah) dan kepadanya aku berhijrah.’

Kemudian, dia berkata, ‘Turun dan salatlah!’ Maka, aku pun melakukannya. Kemudian, dia berkata, ‘Tahukah engkau tadi salat di mana?’ Aku berkata, ‘Tadi aku salat di Bukit Sinai dan di situlah Nabi Musa berbicara langsung dengan Allah SWT.’ Kemudian, dia berkata, ‘Turun dan salatlah!’ Maka, aku pun melakukannya. Kemudian, dia berkata, ‘Tahukah engkau tadi salat di mana?’ ‘Tadi aku salat di Bethlehem dan di situlah Nabi Isa dilahirkan. Kemudian, aku masuk ke Baitul Maqdis dan di situ dikumpulkan para nabi maka akupun diperintahkan oleh Jibril untuk menjadi imam mereka.’” ( HR An-Nasa’i).

Bethlehem, Kota Kelahiran Nabi Isa AS

                     Peta kota Bethlehem dan sekitarnya

Bagi umat Islam, Isra Miraj merupakan peristiwa yang sangat penting karena saat itu Rasulullah mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu. Isra Mi’raj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah sebelum Rasulullah hijrah ke Madinah.

Hadis di atas menggambarkan sebagian perjalanan yang dilakukan Rasulullah SAW dalam peristiwa Isra Mi’raj. Isra Mi’raj terbagi dalam dua peristiwa, yakni Isra dan Mi’raj. Dalam Isra, Rasulullah “diberangkatkan” oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Dalam perjalanan dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa inilah, Rasulullah sempat singgah di tempat kelahiran Nabi Isa AS, Bethlehem.

Lalu, dalam Mi’raj, Rasulullah dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha, dan di sinilah beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu.

Islam, Nasrani, dan Yahudi

Selain penting bagi umat Islam dan Nasrani, kota ini juga penting bagi kaum Yahudi. Mereka meyakini, Bethlehem adalah kota tempat Daud dilahirkan. Daud adalah raja Israel yang diyakini telah merebut Al-Quds dari genggaman kaum Jebusit.

Bethlehem, Kota Kelahiran Nabi Isa AS

           Panorama kota al-Quds dan Bethlehem (Foto: Gadium)

Secara geografis, Bethlehem terletak sekitar 10 km sebelah selatan Al-Quds. Kota ini berada dalam sebuah cekungan dengan bagian pinggiran kota lebih tinggi dari pusatnya. Berada pada ketinggian 765 meter di atas permukaan laut, Bethlehem dikelilingi perbukitan yang membentang ke arah Gurun Yudea. Sejauh mata memandang ke arah gurun tersebut, yang tampak adalah hamparan kebun anggur, pohon zaitun, dan rumah-rumah kecil di perkampungan. Kota raya Bethlehem juga mencakup kota kecil Beit Jala dan Beit Sahour.

Sejarah mencatat, kota ini dihuni manusia sejak 3.000 tahun sebelum Masehi. Sementara, orang-orang Kanaan adalah kelompok yang diyakini menjadi penduduk pertama Bethlehem. Kota ini juga memiliki nama lain, yakni Afrat atau Afratah, yang artinya kesuburan dan tumbuh-tumbuhan. (history/internationalaqsainstitute)

Sumber: IQNA Kantor Berita Internasional Al-Quran, Khazanah Republika

Komentar

Share this post