fbpx

3 Penjaga Masjid Al-Aqsha Dideportasi Israel dengan Dalih ‘Keamanan’  

3 Penjaga Masjid Al-Aqsha Dideportasi Israel dengan Dalih ‘Keamanan’  

 

Aqsainstitute.org – Departemen Wakaf mengumumkan bahwa pasukan Zionis Israel  telah mengasingkan  tiga orang penjaga Masjid Al-Aqsha,  yaitu Hamzah Nabali, Khalil Tarhouni dan Ahmad Abu Alia selama lima belas hari. Departemen Wakaf jelas menyatakan bahwa ini adalah kerugian besar.

Pasukan pendudukan memanggil tiga penjaga dan seorang pegawai dari Departemen Wakaf untuk menjalani pemeriksaan di pusat penahanan Qishla, Barat Al-Quds.

Pada Rabu (10/10) pagi, pasukan Israel menghalangi mereka memasuki Masjid Al-Aqsha,  serta memeriksa setiap orang yang hendak memasuki masjid. Pasukan Zionis juga menyita  identitas kemudian menggantinya dengan kartu sementara, untuk menjamin agar mereka keluar dan tidak berdiam di dalam masjid.

             Keterangan Foto: Pemeriksaan serta pendeportasian penjaga Al-Aqsha

Beberapa pekan terakhir, pasukan Zionis gencar mendeportasi penjaga Masjid al-Aqsha dan para pegawai Departemen Wakaf, dengan dalih untuk mengamankan para pemukim Yahudi selama mereka menggelar perayaan hari besar  Yahudi selama bulan September.

Tak hanya itu, pengunjung Masjid Al-Aqsha dari kalangan aktivis, wanita, dan anak-anak juga menjadi target pendeportasian karena dianggap menghalangi kunjungan (penyerbuan) para pemukim Yahudi dan kinerja pasukan Israel. (history/internationalaqsainstitute)

Komentar

Share this post