fbpx

Ujian Ukhuwah Memperkuat Kedekatan yang Telah Terjalin Antara Indonesia dan Palestina

Ujian Ukhuwah Memperkuat Kedekatan yang Telah Terjalin Antara Indonesia dan Palestina

Keterangan: Tim evakuasi menyisir reruntuhan bangunan (Gempa Palu, 28/09/18)

AqsaInstitute.org – Bencana gempa bumi yang kembali melanda Indonesia, cukup mengundang banyak perhatian dunia. Pasalnya selama tahun 2018 ini, tercatat delapan gempa berkekuatan cukup besar mengguncang di berbagai penjuru negeri. Dua yang paling besar terjadi di Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tengah, dengan kerusakan dan jumlah korban yang mencengangkan.

Indonesia sedang berduka, lebih dari itu berlandaskan ketaatan pada ukhuwah maka umat muslim di seluruh dunia juga ikut berduka, termasuk Palestina. Terbukti setelah  mendengar kabar gempa meluluh lantakkan Lombok, kiriman bantuan dari rakyat Palestina yang diwakili oleh Syekh Muraweh Moussa disalurkan kepada para korban.

Ratusan masyarakat Palestina juga turut melaksanakan solat gaib seperti yang dberitakan oleh salah satu relawan Indonesia di Gaza, Muhammad Hussein dalam akun media sosialnya.

Keterangan: Syekh Muraweh ketika mengunjungi kamp pengungsian (Gempa Lombok, 01/08/18)

Begitu pun sesaat setelah gempa dan tsunami menghempas Palu dan Donggala.  Salah satu Palestina, Syekh Amjad Khalifa juga kembali menyampaikan duka cita yang mendalam dan doa tertulus untuk masyarakat Indonesia.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya pada masyarakat Indonesia yang kami cintai, yang tengah mendapat musibah besar karena terjadinya gempa dan tsunami di kota Palu. Kami turut berduka ketika mendengar berita tersebut , dan kami juga menyatakan solidaritas kami yang akan berdiri membersamai masyarakat Indonesia dengan apa yang mampu kami lakukan.

Baca juga: Al Aqsa Tidak Butuh Anda

Kami berdoa kepada Allah untuk menyembuhkan korban dengan rahmat-Nya, juga untuk menjaga dan melindungi rakyat Indonesia dari hal buruk dan hal yang tidak diinginkan.”

Solat gaib pun kembali dilaksanakan rakyat Palestina bahkan dengan jemaah yang lebih banyak.

Keterangan: Prajurit TNI mengubur jenazah korban gempa Palu di TPU Poboya Indah, Palu, Sulawesi Tengah (Foto: BBC)

Seiring dengan menggeliatnya isu kepalestinaan di Indonesia, mereka para penjaga Al-Aqsha juga ikut berempati dan mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk membersamai Palestina.

Ternyata bukan hanya Palestina, negara Arab lain seperti Turki, Qatar, dan Arab Saudi juga ikut membantu penanganan bencana Palu, seperti yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan seperti dilansir dalam situs berita Liputan6.

Bencana yang terjadi di Lombok, Palu bahkan kesengsaraan yang masih terjadi di Palestina, seyogyanya bukan hanya ujian untuk mereka yang megalaminya langsung, melainkan ujian ukhuwah bagi muslim di seluruh dunia. Seperti yang disampaikan pakar dan pengamat Palestina IAI, Rahmat Muhammad Soji, Lc.

“Setiap musibah yahg menimpa saudara-saudara kita adalah ujian ukhuwwah bagi kita. Buktikan bahwa kita sebagai saudara mereka. Doakan dan bantu saudara kita yang terkena bencana.”

Indonesia dan Palestina menyimpan sejuta aset berharga umat islam. Namun mereka kini sedang diuji.  Kedua saudara dekat, tapi jauh secara jarak ini sedang sama-sama saling menguatkan. (history/internationalaqsainstitute)

Komentar

Share this post