Ahed Tamimi: Penampar Tentara Israel, Dikenal Pemberani Sejak Kecil

ahed Tamimi

Ahed Tamimi: Penampar Tentara Israel, Dikenal Pemberani Sejak Kecil

 

Aqsa Institute – Kabar melegakan datang dari seorang remaja pemberani pejuang Palestina, Ahmad Tamimi yang dikonfirmasi akan bebas pada Minggu (29/07) setelah mendekam di penjara Israel delapan bulan lamanya.

Nama Ahed Tamimi (17 tahun), sosok remaja pemberani Palestina yang sempat viral akhir tahun lalu karena sebuah video yang merekam dirinya menampar seorang tentara Israel. Ia diputus bersalah dan dijatuhi hukuman delapan bulan penjara oleh pemerintah Israel. Tamimi dengan sengaja menampar wajah tentara tersebut yang telah menyerang rumahnya dan menembak sepupunya Muhammad Tamimi, 14 tahun Tepat dikepalanya. Ibunya Nariman Tamimi juga divonis 8 bulan penjara karena menyiarkan kejadian penamparan tersebut secara Live di akun jejaring sosial Facebook.

 

Ahed Tamimi

(Pada Agustus 2015, Ahed (kiri) melawan tentara Israel dan mencoba menyelamatkan anak Palestina yang ditahan.)

 

Ternyata, Tamimi dikenal sebagai sosok perempuan pemberani di keluarganya. Publik mengenal Tamimi ketika pada usia 11 tahun, ia  terekam mengancam akan memukul tentara Israel. Dua tahun lalu juga, Tamimi pernah menggigit tangan tentara Israel dan videonya sempat  juga viral. Erdogan, Presiden Turki pun pernah memuji keberanian Tamimi.

 

Ahed Tamimi

(Tamimi mengancam akan memukul Tentara Israel pada usia sebelas tahun)

 

Tamimi adalah salah satu ikon keberanian bagi rakyat Palestina. Ia diangggap sebagai simbol perlawanan atas pendudukan Zionis-Israel. Petisi kebebasannya didukung oleh 1,7 juta tanda tangan. Wajah Tamimi juga sekarang diabadikan dalam sebuah mural pada dinding pemisah di West Bank bersama sosok inspiratif lain seperti seorang Dokter Palestina yang syahid, Razan Al Najjar yang juga viral beberapa waktu lalu.(history/internationalaqsainstitute)

 

Sumber: BBC News, Tirto Id

 

 

Komentar

Share this post