Irlandia Negara Uni Eropa Pertama Yang Boikot Produk  Israel

Boikot Produk Israel

Irlandia Negara Uni Eropa Pertama Yang Boikot Produk  Israel

 

Aqsainstitute.org – Senat Irlandia sahkan Rancangan Undang-Undang(RUU) yang melarang Impor dari Israel pada hari Rabu (11/07). Larangan yang berpotensi memicu kemarahan pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu ini ini juga  berlaku untuk produk impor yang diproduksi dari permukiman Israel yang dianggap ilegal berdasarkan hukum internasional.

RUU yang diajukan Senator Independen Frances Blake itu disetujui oleh semua partai Irlandia kecuali partai Fain Gail. Setelah disetujui di majelis tinggi parlemen Irlandia atau Seanad, RUU itu harus mendapat persetujuan mayoritas majelis rendah sebelum menjadi produk hukum.

Langkah senat ini telah membuka jalan bagi Irlandia untuk menjadi negara Uni Eropa pertama yang memberlakukan boikot terhadap rezim Zionis. Para legislator pendukung RUU itu menyatakan bahwa keputusan ini bisa membuka jalan bagi negara-negara Uni Eropa lainnya untuk melakukan hal yang sama.

Meski demikian, RUU tersebut tidak melarang semua produk Israel melainkan hanya produk yang dihasilkan dari wilayah pemukiman ilegal di wilayah pendudukan.  RUU itu tidak menyebut nama Israel, namun mengacu pada “kekuatan pendudukan” dan “pemukim ilegal”. Sekitar 600.000 pemukim Yahudi tinggal di wilayah-wilayah yang diduduki Israel seperti di Yerusalem timur, Tepi Barat dan Dataran Tinggi Golan.

Pada 2015, Uni Eropa mengeluarkan panduan untuk pelabelan produk dari pemukiman Israel, yang dianggap ilegal dan mengatakan bahwa produk itu menjadi halangan bagi perdamaian. (history/internasionalaqshainstitute)

Sumber: palinfo

 

 

Komentar

Share this post