fbpx

Kabar Aqsha: Menteri Pertanian Israel Pimpin Yahudi Masuki Kawasan Al-Aqsha

Kabar Aqsha

Kabar Aqsha: Menteri Pertanian Israel Pimpin Yahudi Masuki Kawasan Al-Aqsha

 

AqsaInstitute.org – Setelah dicabutnya larangan bagi pejabat Israel  dan anggota parlemen mengunjungi Al-Aqsa pekan lalu, Menteri Pertanian, Uri Ariel, menjadi menteri Israel pertama yang masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem timur sejak 2015.

Uri Ariel menyerukan agar Al-Aqsha dibuka untuk umat Yahudi yang ingin berdo’a. Seperti dilansir Anadolu Agency, Ahad (8/7), Menteri Pertanian Israel tersebut memimpin sekelompok Yahudi masuk ke halaman Al-Aqsha, dengan pengamanan yang ketat.

Sesuai aturan, bagi anggota Knesset atau parlemen Israel harus mengajukan izin 24 jam sebelum mengunjungi Al-Aqsha Dari laporan media setempat, Netanyahu telah mengizinkan anggota Knesset untuk mengunjungi kompleks Al-Aqsa tiap tiga bulan sekali.

Pada Oktober 2015 lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, membuat larangan bagi Menteri Israel untuk memasuki kawasan masjid Al-Aqsha sebagai upaya menenangkan konflik yang terjadi di tepi barat. Di sisi lain, Departemen Wakaf Islam dan Al Aqsha sangat mengecam tindakan “penyerbuan” masjid oleh Menteri Israel ini.

Al-Aqsa merupakan situs ketiga paling suci di dunia Bagi umat Muslim. Bagi Yahudi, daerah itu adalah Bukit Bait Suci dan mengklaimnya sebagai situs dari dua kuil Yahudi di zaman kuno.

Namun beberapa kelompok Yahudi ekstremis menyerukan penghancuran Masjid Al-Aqsha agar sebuah kuil Yahudi dapat dibangun di tempat itu. Pada September 2000, kunjungan ke situs yang dipelopori politikus Israel Ariel Sharon, memicu apa yang kemudian dikenal sebagai “Intifada Kedua”. Ini merupakan gerakan pemberontakan rakyat Palestina yang menyebabkan ribuan orang terbunuh. (history/aqsa institute)

 

 

Komentar

Share this post