Lailatul Qadar Dan Masjid Al-Aqsha

Kajian Palestina

Lailatul Qadar Dan Masjid Al-Aqsha

 

 

Oleh: Ahmad Musyafa’, Lc.*

 

AqsaInstitute.org – Memasuki sepulu terakhir Ramadhan, Rasulullah Saw. lebih menggiatkan ibadahnya. Dibahasakan dalam hadisnya, mengencangkan sabuknya. Tidak ada waktu kecuali untuk ibadah. Fokus ibadah dengan berdiam di masjid, i’tikaf.

Pada sepulah hari terakhir ini juga Rasulullah Saw. membuka sedikit rahasia, waktu-waktu untuk mendapatkan kemuliaan malam Lailatul Qadar. Malam lebih utama dari seribu bulan. Iltamisuuha fii al-‘asyri al-awaakhir.

Malam Lailatul Qadar menjadi sedemikian istimewa, dibandingkan malam-malam lain sepanjang tahun, karena pada malam ini bertemunya kemuliaan satu dengan kemuliaan lain.

Pada malam Lailatul Qadar Allah turunkan Al-Quran, kitab suci penyebab kemuliaan. Terjadi pada bulan mulia, bulan Ramadhan. Sehingga Ramadhan menjadi bulan terbaik dibandingkan yang lain.

Pada malam Lailatul Qadar Allah turunkan Malaikat Jibril a.s., malaikat paling istimewa, karena Malaikat Jibril a.s. yang dipilih Allah mengantarkan wahyu mulia Al-Quran, dari langit menuju bumi.

Malam Lailatul Qadar, Malaikat Jibril a.s. membawa wahyu mulia, diberikan kepada manusia terbaik dan mulia, Nabi Muhammad Saw. Tanazzalu al-malaaikatu wa ar-ruuhu fiiha biidzni rabbihim min kulli amr.

Maka Al-Quran menjadi penyebab kemuliaan malam Lailatul Qadar. Penyebab kemulian bulan Suci Ramadhan. Penyebab kemuliaan sang penyampainya, Malaikat Jibril. Penyebab kemuliaan penerimanya, Nabi Muhammad Saw.

Lailatul Qadar mengingatkan kita pada pendampingan, penyertaan, dan kedekatan antara Nabi Muhammad Saw. dan Malaikat Jibril a.s.

Malaikat Jibril adalah pendamping setia Nabi Muhammad Saw. dalam perjalanan agung nan mulia. Perjalanan suci dari Masjidil Haram menuju Masjid Al-Aqsha. Dilanjutkan menuju langit untuk bertemu Allah, menerima perintah shalat lima waktu.

Inilah perjalanan Isra’ dan Mi’raj. Perjalanan yang selalu diingat Rasulullah Saw. setiap malam menjelang tidurnya. Karena perjalanan ini Allah Swt. menunjukkan tanda-tanda kekuasaan-Nya kepada beliau, linuriyahu min ayatina.

Dipertemukan secara fisik dan ruh dengan Ayahnya, Nabi Adam dan Nabi Ibrahim. Dipertemukan dengan para kekasihnya, seluruh nabi dan rasul. Dinobatkan sebagai pemimpin dunia mewarisi kepemimpinan nabi-nabi sebelumnya.

Malaikat Jibril a.s. pun akan mendatangi kita pada malam Lailatul Qadar. Mendatangi umat Nabi Muhammad Saw. dalam kondisi ketaatan kepada Allah. Ketika berada di rumah Allah. Ketika sedang shalat, berdzikir, tilawah Al-Quran. Atau ibadah yang lainnya.

Semoga Allah pertemukan kita dengan malam Lailatul Qadar. Selalu mengingat Al-Aqsha yang sedang menjerit memanggil kita.

Setiap shalat kita tidak lepas dari Al-Aqsha. Setiap tilawah kita jangan lewatkan ingat Al-Aqsha. Setiap waktu i’tikaf kita jangan terlewatkan menyelipkan doa terbaik untuk Al-Aqsha. Karena setiap ibadah kita, ada kaitannya dengan Masjid Al-Aqsha. Saat ini menunggu kita.

* 1). Direktur International Aqsa Institute (IAI), 2). MPO Indonesia for Palestine, 3). Anggota Koalisi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis (KIBBM)

 

 

Komentar

Share this post