6 TAHAPAN PENGHANCURAN AL-AQSHA

Penghancuran Al Aqsa

6 TAHAPAN PENGHANCURAN AL-AQSHA

 

Oleh:
Ahmad Musyafa', Lc. 
(Direktur International Aqsa Institute)

Sejak Israel menancapkan kuku penjajahannya di Kota Al-Quds tahun 1967, Zionis membuat perencanaan penghancuran Masjid Al-Aqsha.

Ada 6 tahapan untuk menghancurkan Masjid Al-Aqsha dan akan diganti dengan Haikal Sulaiman.

Enam tahapan itu adalah;

Pertama, Penguasan Bawah Tanah Masjid Al-Aqsha. Yaitu dengan membuat terowongan di bawah Al-Aqsha. Saat ini Israel berhasil membuat 63 terowongan di bawah Masjid Suci ini.

Kedua, menguasai bagian atas tanah di sekitar Masjid Al-Aqsha. Zionis Israel telah menghancurkan Harah Magharibah (kampung Maroko), disulap menjadi tempat peribadatan terbesar Yahudi di depan Tembok Buraq.

Ketiga, menghapus jejak Islam di kota Al-Quds terutama di sekiling Masjid Al-Aqsha. Banyak peninggalan Islam bersejarah yang dihancurkan Zionis Israel. Seperti istana-istana di sekeliling Al-Aqsha dibersihkan oleh Zionis Israel, diganti dengan bangunan-bangunan Yahudi. Saat ini sudah ada 102 kuil Yahudi di sekitar Masjid Al-Aqsha. Mengganti nama situs-situs Islam menjadi nama-nama Yahudi.

Keempat, membuat miniatur Sinagog Yahudi. Dibuat tanpa kubah, akan ditempatkan menggantikan Masjid Al-Aqsha. Disebarluaskan di media-media untuk propaganda, sehingga dianggap bangunan peninggalan Nabi Sulaiman.

Kelima, menyiapkan peralatan Sinagog Yahudi. Mengirimkan bebatuan yang diklaim peninggalan Nabi Sulaiman. Menyediakan pisau untuk ritual keagamaan. Simbol yang biasa ditemui dalam organisasi Freemason.

Keenam, tahapan paling berbahaya, keputusan parlemen Knesset untuk menghancurkan Al-Aqsha. Banyak UU dikeluarkan Knesset untuk menganeksasi Masjid Al-Aqsha. Dintaranya UU legalisasi penyerangan Al-Aqsha. UU pelarangan masuk Masjid Al-Aqsha bagi warga Palestina berusia antara 12-36 tahun. UU pembagian Masjid Al-Aqsha.

Penghancuran Al Aqsa

Rencana pembangunan ‘Kuil Ketiga’ atau kuil sulaiman oleh Zionis Israel di atas reruntuhan Masjid Al Aqsa

UU pembagian Al-Aqsha yang diputuskan bulan Oktober 2015, melahirkan Intifadlah Al-Aquds. Hingga saat ini masih berlangsung Intifadlah ini.

Itulah tahapan yang sudah berusia 50 tahun. Proyek Yahudi untuk menghancurkan Al-Aqsha. Bagaimana denga proyek Islam untuk mempertahankan Al-Aqsha? Pertanyaan bukan untuk dijawab, tapi untuk segera mengambil langkah untuk mempertahankan Al-Aqsha.

 

 

Komentar

Share this post