fbpx

AL-QUDS DI AMBIL ALIH = PENGHANCURAN MASJID AL-AQSHA

AL-QUDS

AL-QUDS DI AMBIL ALIH = PENGHANCURAN MASJID AL-AQSHA

Tak hanya dari negara-negara Islam, protes dan keberatan datang dari berbagai Negara baik di Asia Maupun Eropa dengan pengakuan Donald Trump mengakui Yerusalem(Al-Quds) sebagai Ibu kota Israel. Masjid Al-Aqsha yang merupakan kiblat pertama bagi umat Islam berdiri disana. Tanah suci yang disebutkan Al-Quran sebagai tempat diangkatnya Rasulullah S.A.W ke Langit ke tujuh hingga Sidratul Muntaha.

Bukanlah sebuah rahasia, sejak awal Zionis Israel menjajah tanah Palestina terjadi banyak penghancuran dan penistaan terhadap Masjid Al-Aqsha yang Sudah tak terhitung lagi jumlahnya. Dan bisa dipastikan apa yang akan terjadi bila Kota Al-Quds tempat berdirinya Masjid Al-Aqsha mereka kuasai. Alasan mereka melakukan itu semua, untuk memenuhi tujuan dan ambisi besar mereka untuk menghancurkan Masjid Al-Aqsha dan membangun sebuah kuil khayalan yang mereka sebut sebagai ‘Solomon Temple’(Kuil Sulaiman). Upaya tersebut telah mereka rancang sejak lama dan dilakukan secara sistematis.

Berikut adalah deretan Penistaan Zionis Israel terhadap Masjid Al-Aqsha:

PELARANGAN DAN PENGANIAYAAN TERHADAP JEMAAH SHALAT DI MASJID AL-AQSHA

Pemerintah Yahudi menerapkan berbagai prosedur dan kebijakan secara sepihak untuk mengunjungi Masjid A-Aqsha. Upaya ini dilakukan untuk menghalangi kaum muslim untuk beribadah dan mengurangi frekuensi jemaat muslim di sana sebagai upaya Yahudisasi di Masjid Al-Aqsha.
Mereka menerapkan peraturan jemaat muslim yang berumur dibawah 40 tahun dilarang untuk mengunjungi Masjid Al-Aqsha. Bahkan tak jarang hal ini menimpa kaum wanita Palestina, oleh tentara Israel mereka dipaksa untuk melepaskan hijabnya.

Bukan hanya itu, berbagai bentuk pelarangan dan penyerangan mereka lakukan untuk membuat jera kaum muslim. Namun, hal itu sama sekali tak dapat menghentikan langkah umat Islam Palestina.
Kecintaan Muslim Palestina dapat membuat mereka mampu menerjang menerobos semua rintangan prosedural yang dibuat Israel.

Al-QUDS

(Sumber gambar: KNRP.or.id)

PENGGALIAN DI BAWAH MASJID AL-AQSHA

Penggalian ini sudah mereka lakukan sejak tahun 1967 sejak Kota Al-Quds Jatuh ketangan penjajah, dan juga terjadi penghancuran permukiman Magharibah yang berdampingan dengan tembok al-Buraq yang kemudian mereka sebut dengan ‘Dinding ratapan’.

AL-Quds

(Sumber Gambar: Almanar.com.lb)

Jika anda berfikir penggalian ini telah dihentikan, salah. Hingga saat ini penggalian terus berlanjut,
mengikis tanah tempat Masjid Al-Aqsha berdiri.

PENYERBUAN MASJID AL-AQSHA
AL-QUDS

(Sumber gambar: Republika.co.id)

Berkali-kali penyerbuan Al-Aqsha dilakukan oleh Pasukkan Zionis dan para penduduk ilegal mereka,
Sudah jelas merupakan bentuk nyata penistaan dan upaya untuk menghadirkan nuansa Yahudi di Masjid Al-Aqsha. Berbagai kebijakan dan perangkat mereka siapkan, sehingga membuat kaum Yahudi Israel semakin berani melakukan penistaan di Kiblat pertama Umat Islam ini.
Kebijakan hukum yang mereka rancang, adalah bagian dari upaya Israel untuk meminimalisir nuansa Islam di Masjid Al-Aqsha. Hingga secara perlahan, Al-Aqsha akan mereka miliki.

 

Selain hal-hal diatas masih banyak catatan sejarah sejak awal penjajahan Zionis Israel.
Seperti pembakaran Masjid yang meskipun dilakukan oleh Yahudi berkebangsaan Australia tetapai Yahudi Israel juga mengambil peran dalam peristiwa tersebut, selain itu pelaku pembakaran kembali dibebaskan setelah pernyataan tak masuk akal dari pemerintah Israel bahwa pelakunya sudah tidak waras. Juga terjadi penghancuran rumah-rumah penduduk Palestina disekitar Al-Aqsha, Pembangunan sinagog dibawah masjid Al-Aqsha, masih banyak lagi kejadian-kejadian yang tak terekspos ke ranah publik dan hanya Penduduk Palestina yang merasakannya.

Pengambil Alihan Al-Quds berarti penistaan Al-Aqsha!
Masjid Al-Aqsha adalah Milik Umat Islam dan sewajarnya dan menjadi sebuah keharusan bagi kita untuk memperjuangkan apa yang kita miliki. (admin/IAI)

 

Sumber: Ensiklopedia Mini Al-Aqsha

Wikipedia

Komentar

Share this post