fbpx

Buta Sejak Lahir, Wanita Palestina Ini Menjadi Seorang Hafizah Qur’an

Hafizah

Buta Sejak Lahir, Wanita Palestina Ini Menjadi Seorang Hafizah Qur’an

(Gambar: MBC News)

Al-Qur’an, lentera kehidupan bagi kehidupan manusia. Firman Allah S.W.T yang benar adanya, adalah bukti betapa cintanya Sang Pencipta pada manusia, terutama umat Nabi Muhammad Saw.
Adalah sebuah kewajiban bagi seorang Muslim untuk percaya, serta mengamalkannya.
Terdapat 30 Juz dan 114 surat dalam Al-Qur’an, tentu bukanlah sesuatu yang mudah untuk menghafal seluruhnya. Tetapi Subhanallah, Palestina negeri yang hingga kini masih dijajah, dapat melahirkan banyak Hafiz dan Hafizah Penghafal Qur’an.

Ada seorang wanita yang sangat luar biasa, yang bisa menjadi inspirasi bagi kita yang belum bisa menghafal Al-Qur’an.
Seorang Wanita Palestina bernama Sana Talal Al-Rantisi, berusia 33 tahun dan tinggal di kota Rafah, Jalur Gaza, ia terlahir dalam keadaan buta. Sejak kecil ia sering diperdengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh orangtua nya. Sehingga membuatnya tertarik untuk menghafal Al-Qur’an dengan sepenuh Hati, dan ia mempelajarinya dengan hanya mendengarkan lantunan ayat suci.
Pada umurnya yang ke-17, ia sudah menghafal sebanyak tiga juz.
Hal itu menambah motivasinya untuk menjadi Hafizah Qur’an.

Sana, kemudian mulai bergabung dengan sebuah kursus menghafal Qur’an, di sebuah masjid di dekat rumahnya. Ia membuat gurunya terkejut, karena Sana dapat menghafal setengah isi dari Al-Qur’an dalam waktu yang singkat. Dan kemudian tak sampai dua bulan, Sana sudah menghafal seluruh bagian lainnya hanya dengan mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an.

Untuk meneguhkan tekadnya dan mempertahankan hafalannya, Sana kemudian memutuskan untuk bergabung dalam Perkumpulan Wanita Penghafal Al-Qur’an (Society of Women Qur’an memorizers)yang bekerjasama dengan Gaza Dar-ol-Qur’an Center. Rekan-rekannya menuturkan bahwa ia adalah contoh yang sangat baik, bagi wanita yang melawan keterbatasannya sebagai mana sana mengatasi keterbatasan tersebut.

Ia berencana untuk meningkatkan kemampuan Qira’ah dalam membaca Al-Qur’an, dan merencanakan untuk menjadi guru dalam menghafal Al-Qur’an dan mengajari
wanita dengan keterbatasan penglihatan seperti dirinya.

Manusia memang tak ada yang sempurna, tetapi Allah telah menganugerahkan kelebihan bagi seseorang, yang tak dimiliki orang lain sehingga dapat menutupi bahkan menjadi lebih baik
dari manusia lainnya. Semua tergantung bagai mana kita menyikapi dan mengambil pelajaran,
dari setiap cobaan dan kenikmatan yang Allah berikan.

Semoga kisah ‘Sana’ yang seorang Hafizah Qur’an ini dapat menjadi inspirasi bagi kita untuk memulai menghafal dan mengamalkan ayat suci Al-Qur’an.
Dan jangan lupa untuk membaca surat al-Kahfi, di hari Jum’at Mubarakah ini. InsyaAllah akan menambah keberkahan di hari yang penuh berkah

 

 

Komentar

Share this post