Negeri yang diberkahi, Tanah Para Syuhada

Syuhada

Negeri yang diberkahi, Tanah Para Syuhada

(gambar: pinterest)

Palestina, Negeri yang seakan tak sehari pun berlalu tanpa ketegangan, penindasan, bahkan pertumpahan darah. Hal ini memunculkan sebuah pertanyaan, apa yang membuat penjajah Zionis begitu berambisi untuk menguasai Palestina dan Masjid al-Aqsha?

Hal itu bukan tanpa alasan, penjajah Zionis menjajah Palestina karena tahu betul akan keberkahannya. Seperti disebutkan dalam Al-Qur’an surat al-Isra’ ayat 1 yang artinya:
Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (17: 1)

Ibnu Abbas menyebutkan, yang dimaksud dengan ‘Kami berkahi sekelilingnya’ dalam surah Al-Israa [17] ayat 1 itu adalah bumi Palestina dan Urdun (Yordania). Abul Qasim As-Suhaily menyebutkan, bumi yang diberkahi tersebut adalah Syam yang meliputi Yordania, Syria, Lebanon, dan Palestina. Imam Asy-Syaukany menjelaskan bahwa negeri-negeri bahagian timur bumi dan bahagian baratnya yang telah Kami beri berkah padanya adalah negeri Syam (Yordania, Syria, Lebanon, Palestina) dan Mesir.

Dari firman Allah di atas, dapat di simpulkan bahwa pusat keberkahan di negeri Syam adalah Masjid al-Aqsha, dan Masjid al-Aqsha berada di Palestina. Itulah mengapa hingga kini usaha Zionis untuk menguasainya tak pernah berhenti. Dari melakukan penggalian di bawah Masjid al-Aqsha, dengan alasan mencari jejak-jejak peninggalan kuil ‘Khayalan’ mereka yang sama sekali belum di temukan bukti keberadaannya, hingga melarang umat Muslim untuk melaksanakan ibadah di Masjid al-Aqsha.

Namun, janji Allah adalah benar adanya. Seberapa keras pun mereka mencoba merebutnya dari umat Islam, Masjid al-Aqsha akan selalu kembali ke pangkuan umat Muslim.Dan itu terbukti, dari panjangnya sejarah Pembebasan Masjid al-Aqsha oleh tokoh-tokoh besar Islam dari tangan penjajah yang mencoba merebut dan menghancurkannya.

Meskipun kini, Zionis kian gencar akan aksi penangkapan dan penyiksaannya terhadap pemuda Palestina. Usaha-demi usaha mereka lakukan untuk meredam perlawanan. Namun, semua itu tak dapat membendung lahirnya Generasi pemberani para Syuhada, Hafiz Qur’an, pembela agama islam , dan pelindung Masjid al-Aqsha di tanah Palestina.

Komentar

Share this post