fbpx

MUSHALA AL-MARWANI

Mushala

MUSHALA AL-MARWANI

Mushala al-marwani dulunya dikenal dengan nama Taswiyah Syarqiyah (Pemerataan Tanah Bagian Timur). Dinamakan demikian karena memang, ketika di bangun pada masa Dinasti Umawiyah
tujuannya adalah agar sisi selatan dan utara Masjid al-Aqsha sama rata. Bangunan ini memiliki luas lebih dari 4.000 m persegi.

Pada masa dikuasai tentara salib, Musala Marwani dijadikan sebagai kandang kuda hingga Shalahuddin Al-Ayyubi membebaskan Masjid al-Aqsa, beliau mengembalikan Mushala ini ke fungsi asalnya sebagai tempat pemerataan sisi utara dan selatan masjid serta sebagai tempat penyimpanan.
Hingga Zionis menjajah kawasan masjid al-Aqsha.

 

Pada akhir tahun 1995 M, tersebar dokumen rahasia mengenai pembagian Masjid Al-Aqsha oleh penjajah Zionis. WIlayah kaum Muslim yang berada di atas tanah, sementara di bawah tanah Masjid Al-Aqsha di akui oleh kaum Yahudi. Pembagian ini bertujuan untuk mengambil alih posisi musala al-Marwani agar dimiliki oleh kaum Yahudi.

Di awal tahun 1990an Syekh Raed Salah seorang Aktivitas Politik dan Dakwah di Palestina, meresmikan reformasi dan renovasi mushala Marwani dan membuat pintu gerbang besar, meneranginya dengan lampu, membuat toilet, membuat majlis-majlis terutama majlis Selasa yang kini dihadiri oleh 5 ribu muslim setiap pekan di masjid Al-Aqsha.

 

Syekh mengumpulkan bantuan untuk proyek ini. Israel marah dan menyebarkan isu di media-media mereka bahwa umat Islam membuat masjid rahasia di bawah masjid Al-Aqsha dan meminta agar mengeluarkan perintah pengadilan agar menghentikan renovasi yang dilakukan. Namun Syekh terus melakukan renovasi karena pekerjaan itu adalah justru menjaga masjid Al-Aqsha yang terancam rubuh karena penggalian Israel di bawahnya.

 

Zionis Israel mengancam akan menghentikan saluran air ke masjid Al-Aqsha, dan ancaman itu  benar-benar dilakukan. Israel menghalangi truk-truk besar yang membawa bahan bangunan untuk renovasi Mushala Marwani. Namun Lembaga Al-Aqsha tetap berhasil menyelesaikan pekerjaan terbesar dan meresmikannya pada Desember 1999.

Komentar

Share this post