fbpx

MASJID AL-QIBLI

Al-Qibli

MASJID AL-QIBLI

Masjid Al-Qibli merupakan salah satu masjid yang terdapat dalam kompleks Masjid Al-Aqsha.
letaknya berada di wilayah selatan Masjid, seringkali orang salah menyebutnya sebagai Masjid Al-Aqsha. Padahal Masjid Al-Aqsha adalah seluruh wilayah dia atas bukit ini, yang dikelilingi dinding Di wilayah kota Tua Al-Quds Yarusalem.

Didirikan oleh khilafah Abdul Malik Bin Marwan dari Bani Umayyah dan pengerjaannya diselesaikan oleh anaknya al-Walid bin Abdil Malik antara tahun 86-96 H/705-714. Pada Dinasti Fathimiyah Masjid ini pernah terkena Gempa. Hingga menyebabkan beberapa lorong menuju Masjid Al-Qibli hancur dari jumlah semula sebanyak 15 lorong hingga hanya tersisa 7 lorong yang dapat di gunakan hingga sekarang ini.

 

Pada saat kota Al-Quds dikuasai oleh tentara salib, masjid ini dibagi menjadi 3 bagian.
Yang pertama dijadikan sebagai tempat komando pimpinan tentara Salib. Kedua, dijadikan sebagai tempat tinggal pasukan berkuda, dan ketiga, dijadikan gereja.
Ketika Al-Quds dibebaskan kembali oleh Shalahuddin Al-Ayyubi pada tahun 583 H/1187 M, masjid ini kembali di fungsikan sebagai tempat beribadah.

Masjid Al-Qibli seringkali direnovasi pada beberapa masa pemerintahan Islam, di antaranya pada masa Mameluk, masa Utsmani, dan ketika awal penjajahan Inggris atas tanah Palestina.

Setelah Al-Quds jatuh ke tangan penjajah Zionis, Masjid Al-Qibli mendapat banyak ancaman dan serangan. Di antaranya pembakaran masjid pada tanggal 21 Agustus 1969, ketika Mimbar Nuruddin az-Zanky yang berada di dalamnya ikut terbakar. Kemudian usaha peledakan dan serangan roket pada tahun 1980 dan 1984. Di samping usaha-usaha penggalian yang sangat berpengaruh pada fondasi masjid.

Terdiri dari satu ruwaq (lorong) besar di tengah dan tiga ruwaq masing-masing di sisi kanan dan kirinya. Masjid Al-Qibli memiliki satu kubah besar yang terbuat dari kayu di sisi dalamnya dan dilapisi timah di sisi luarnya, dengan tinggi 17 meter. Panjang masjid ini mencapai 80 meter dan lebarnya 55 meter. Luasnya mencapai 4.000 meter persegi. Di dalamnya terdapat 11 pintu masuk dan pada saat ini dapat menampung 5.500 jemaah.

Komentar

Share this post